Terungkap!! Inilah Asal Usul Burung Ungu Hentak Kepala 'Trash Dove' Yang Rame di Facebook

Terungkap!! Inilah Asal Usul Burung Ungu Hentak Kepala 'Trash Dove' Yang Rame di Facebook



Pasti kamu pernah lihat Stiker Merpati ini, yap akhir-akhir ini lagi rame di pakai oleh pengguna jejaring sosial nomor satu milik Mark Zuckerberg apa lagi kalau bukan facebook.

Burung itu sebenarnya adalah stiker yang bernama Merpati Tempat Sampah (Trash Dove) dibuat oleh pelukis asal Florida, Syd Weiler pada September lalu dan di jadikan stiker iPhone pada januari 2017. namun Trash Dove mulai viral karena sebuah video  dari thailand baru-baru ini, banyak orang yang tidak nyaman akan video tersebut karena di kategorikan untuk pihak dewasa, Syd Weiler pun

Pencipta stiker itu mengakui terkejut dengan fenomena yang tercetus dari stikernya

"Ianya bermula di Thailand, sebenarnya - mereka mempunyai satu lawak mengenai burung di sana, dan ia mempunyai kaitan (dengan Trash Dove)" kata Weiler.


Kenapa burung itu menjadi viral di Thailand? Menurut portal Thailand, Khao Sod, satu teori adalah perkataan burung (nok dalam Thailand), juga merupakan perkataan untuk menceritakan seseorang yang bujang tanpa harapan atau menderita kerana cinta tak berbalas.

Ada juga berpendapat burung itu hanya sekadar sedang melayan lagu 'Trash Metal'.
Trash Dove kini bukan saja menjadi stiker, malah turut menjadi meme serta ikon internet

Syd Weiler mendapat ilham menghasilkan stiker ini ketika mengunjungi Minneapolis. Ketika duduk-duduk di tepi kolam di sana, ia melihat burung merpati yang banyak di situ.

Dia tidak pernah menyangka, burung merpati mempunyai karakter yang lucu. Dia mengamati bagaimana burung-burung ini mencari makan. Ada antaranya mematuk roti dan ‘menyarungkan’ kepala dalam kantung kertas ketika membongkar mencari makanan.

Jika anda perhatikan, salah satu stiker burung ini memegang bendera Thailand. Syd Weiler menghasilkannya sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Thailand yang mempopularkan karakter ‘Trash Dove’.

Namun, ada beberapa netizen yang menganggap burung yang menyesalkan karena sering kali di pakai untuk spam komentar, hingga chat. Trash Dove kini bukan saja menjadi stiker, malah turut menjadi meme serta ikon internet.


Dalam ‘kecomelan’ watak ‘merpati sampah’ ini, ada juga yang mula melancarkan kampanye meminta Facebook melarang penggunaannya. Konon, ia mengganggu ‘perasaan’ mereka terutama jika digunakan di bagian komentar.

Saat ini Facebook masih belum mengambil tindakan apapun.

Gimana sudah taukan sejarah dari burung yang banyak dianggap nyesalin ini, silahkan bagikan ke sosial media anda.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment