Hendry Indraguna Bermodal Out of The Box Bangun Auto Bridal

Hendry Indraguna Bermodal Out of The Box Bangun Auto Bridal


Nama Hendry Indraguna mungkin terdengar asing di telinga publik. Tetapi nama-nama seperti "Auto Bridal", "Bakmi Jawa Mbah Mo", "Mie Balungan Kiki Amalia", "Ayam Panggang Kwali Mbok Iyem", dan "Omah Djowo", barangkali justru lebih dikenal. Henry adalah pemilik deretan nama usaha tersebut, selain puluhan usaha lain.

Kesuksesan yang terlihat hari ini adalah hasil yang didapat setelah melewati rentetan kegagalan saat mencoba seribu satu cara untuk membiayai hidup.

"Semua berasal dari keisengan sepuluh tahun lalu," kata Henry mengawali kisah. Saat itu, dia berpikiran membuka usaha cuci mobil, jenis bisnis yang sama sekali tak dipandang apalagi dibanggakan.

"Saya selalu berpikir out of the box untuk berbisnis. Di luar, orang-orang gak main usaha itu, (maka) akan saya mainkan. Kalau main di dalam (jenis bisnis yang sama), pasti banyak saingan dan sulit berjuang mendapatkan profit," papar Henry, di Urban Kitchen, Senayan City, Jakarta.

Hendry ingin merubah paradigma yang lebih baik bahwa usaha steam motor dan mobil tidak mesti kotor. Namun bisa bersih selalu tanpa tumpahan oli, kotor dan menjijikan.

Berkat usaha steam motor dan mobil yang berbeda dengan kompetitor membuat para pelanggan semakin bertambah. Sehingga untuk memperluas langsa pasar, Hendry membuka gerai outlet lainnya di berbagai wilayah di tanah air. Sampai sekarang sudah ada 200 gerai usaha cuci motor dan mobil yang dimilikinya di Malaysia. Dan 50 gerai steam motor dan mobil tersebar di tanah air. Dari usaha steam motor itu dengan modal yang minim dulu maka saat ini omzet yang didapat dari bisnis steam cuci motor mobil dan motor mencapai Rp 7,5 miliar perbulan.

Pria yang pernah bekerja sebagai broker mobil lalu salesman dan kemudian menjadi pedagang ayam goreng ini semakin mantap dengan penghasilannya yang semakin meroket. Kini kesuksesan bisnis steam motor berbuah manis. Padahal sebelumnya banyak cibiran yang diterimanya dari masyarakat dengan alasan usaha steam mobil tak akan menghasilkan banyak uang dan.akan rugi. Tapi sebaliknya, Hendry mampu membuktikan usaha steam mobil dan motor bisa mengjasilkan jumlah yang banyak dalam satu bulan hingga miliaran rupiah.

Hendri sangat mempercayai kekuatan doa, uniknya ia berpendapat bahwa doa yang diterima oleh Tuhan hanya doa orang-orang miskin saja. Ia pernah mengalami kesulitan uang, hidupnya sangat sulit kala itu, namun karena ia yakin akan adanya Tuhan, ia pun terus berdoa dan berusaha menjalankan bisnisnya. Dengan doanya itu semua jalan terbuka dalam bisnisnya waktu itu.

“Saya memulai bisnis cuci mobil dengan modal dengkul, dari mulai tempat, peralatan, promosi, dll, semua saya boleh berhutang, Tuhan benar-benar menunjukan kebesaran kepada saya, saat itulah keyakinan saya semakin bertambah kepada Tuhan”, kata Hendri.

Setelah sukses Hendri tak melupakan Tuhan nya, ia tetap taat menjalankan semua ajarannya. Konsep Doa yang manjur dari orang-orang miskin tetap ia gunakan, Ia sering membagi-bagikan beras kepada orang-orang yang tidak mampu di jalanan. Baginya doa yang ditujukan oran miskin untuknya adalah doa yang sangat efektif, bayangkan dengan satu kantung beras ia mendapatkan doa untuk keselamatan, kesehatan, rezeki, kesuksesan dan kesejahteraan.

Dengan gaya hidup urban masyarakat kita saat ini Hendri yakin kedepannya bisnis car wash nya akan selalu hidup dan mampu mensejahterakan karyawan-karyawanya, karena baginya karyawan yang bekerja untuk Auto Bridal adalah keluarga, mereka adalah ujung tombak Auto Bridal.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment