Narik Grab Demi Insentif 11 Juta, Akun Disuspend

Narik Grab Demi Insentif 11 Juta, Akun Disuspend


Ratusan pengemudi transportasi online Grab menggelar aksi demo di Maspion Plaza, Jl Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017).

Mereka menuntut pemberian intensif lebaran yang dijanjikan. Selain itu mereka juga memrotes akunnya sebagai mitra pengemudi GrabCar yang tiba-tiba di-suspend atau diputus kemitraannya oleh pihak Grab sejak Senin siang kemarin.

Para pengemudi Grab ini mengajukan empat tuntutan, yakni pertama akun diaktifkan kembali, top up tidak dipotong, dispensasi penambahan waktu insentif, dan tidak ada suspend sampai 3 Juli dan setelah pencairan dana.

Pengemudi GrabCar lainnya, Willy, menuntut tanggung jawab manajemen Grab atas kejadian itu. Soalnya, masih banyak saldo dia dan teman-temannya yang belum dicairkan di akun Grab masing-masing.

"Ada yang sampai berapa juta. Kami kan genjot terus layanan selama libur Lebaran, dapatnya lumayan banyak. Kalau tiba-tiba di-suspend begini, kan rugi sekali kami," kata Willy.

Kemudian perwakilan manajemen Grab sudah menemui para pengemudi (driver) yang berdemo terkait macet insentif Lebaran. Namun belasan pengemudi GrabCar masih bertahan di lokasi.

Pihak manajemen mengatakan baru tahu masalah itu setelah ada unjuk rasa. Ketika dihubungi secara terpisah, PR Grab Indonesia Andre Sebastian menjanjikan akan menjelaskan hal itu secara lengkap kepada wartawan.

"Penjelasan dari kami masih disusun, akan kami kirimkan sebentar lagi," kata Andre.

Kantor Grab di Maspion Plaza, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017) sekitar pukul 13.15 WIB, masih terlihat belasan pengemudi yang bertahan di lokasi. Belasan pengemudi itu terlihat asyik berbincang di dekat penjual bakso.

Para driver itu saling bercerita tentang keluh kesah mereka ketika membawa penumpang. Mereka juga terlihat serius ketika membahas soal macetnya insentif Lebaran tersebut.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment