Ini Keunikan Rumah Terbalik Di Lombok yang Lagi Ngetrend

Ini Keunikan Rumah Terbalik Di Lombok yang Lagi Ngetrend

Di era media sosial sekarang ini, kekreatifan tingkat tinggi sangat dibutuhkan dalam bisnis pariwisata. Bukan hanya spot foto di alam sekarang yang diburu, namun berbagai spot foto buatan kini dicari-cari wisatawan untuk Selfie. Salah satunya Rumah Terbalik yang ada di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Sekitar 500 meter sebelum sampai di Pantai Kuta, terdapat bangunan dengan tulisan Rumah Terbalik yang berada tepat di pinggir jalan. Banyak mobil terparkir di depan bangunan ini. Sebab banyak pengunjung yang ingin menyaksikan dan mengambil gambar di spot foto unik itu.

Di tempat ini ada Sembilan spot foto yang disediakan. Ada yang berupa kamar tidur, penjara, pom bensin, perkantoran, rumah sakit gigi, ruang tamu, salon, dapur dan toilet. Pengunjung dapat menikmati semua spot itu hanya dengan membayar Rp 60 ribu untuk dewasa dan Rp 30 ribu untuk anak-anak.

"Ini merupakan konsep yang baru untuk menyalurkan hobi foto. Ini juga merupakan rumah terbalik pertama yang ada di NTB. Pengunjung yang datang menikmati sensasi berfoto di setiap spotnya," Ettik Hindmarch, pemilik Rumah Terbalik, Sabtu (22/7).

Masing masing ruangan itu ditata sedemikian rupa sehingga terlihat terbalik, contohnya saja untuk dapur, lantai yang kita injak ini berperan sebagai langit langit, sedangkan kitchen set menempel di bagian atas dengan posisi terbalik, lengkap dengan alat alat masaknya. Sehingga saat kita foto, dan kemudian hasil fotonya kita rotate/putar, maka posisi kita seakan akan berdiri terbalik, dengan kaki berada di langit langit ruangan.

Ettik mengaku, Rumah Terbalik ini terinspirasi karena belum ada spot foto seperti ini yang dapat digunakan oleh anak muda terutama. Karena sekarang ini sudah jamannya media sosial dan banyak yang mengunggah fotonya ke akun miliknya.

Ettik melihat peluang ini sebagai bentuk liburan yang berbeda dari biasanya. Sehingga saat berkunjung ke kawasan Kuta, wisatawan tidak hanya dapat mengambil gambar atau menikmati suasana di pantai saja.

Ia menambahkan, pihaknya pun akan mengganti tema untuk spot foto sekali dalam setahun agar wisatawan tidak merasa jenuh dengan tema yang diberikan.

"Dalam waktu dekat kami juga akan membuat kolam renang anti basah. Jadi setiap orang bisa mengambil gambar di kolam renang itu tanpa harus takut basah. Konsepnya akan kami buat sedemikian rupa dan ini akan menjadi kolam renang anti basah pertama di Indonesia," jelasnya.

Spot foto seperti ini sebenarnya sudah ada di Bali, Medan, dan Sleman. Semuanya dibanjiri wisatawan karena keunikannya.

Melihat fenomena tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi para pelaku usaha pariwisata dalam membuat pariwisata yang kreatif.

"Bagus! Makin kreatif, makin kuat berkontribusi untuk mendorong lahirnya destinasi baru," ujarnya.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment