Teman Penembak Italia Menyerahkan Diri dan Berterimakasih Karena Ini

Teman Penembak Italia Menyerahkan Diri dan Berterimakasih Karena Ini


MAN atau Sudirman, teman penembak Italia Chandra Kirana Putri mengaku menyerahkan diri kepada polisi karena sudah lelah menjadi buronan. "Saya sudah capek berdiam di ladang, sudah enggak tenang," kata Sudirman di Polda Metro Jaya, Selasa, 11 Juli 2017.

MAN diketahui sebagai rekan Saiful, 25 tahun, penembak Italia. Saiful tewas ditembak kepolisian pada saat upaya penangkapan di daerah Jalan Lematang, Tanjung Bintang, Lampung Selatan pada Ahad, 9 Juli 2017. Polisi mengatakan Saiful membahayakan petugas karena melawan dengan senjata api.

Setelah mendapat kabar dari kerabatnya saat pulang ke rumah untuk makan bahwa Saeful ditembak mati, sang ibu menyarankan agar dirinya menyerahkan diri.

“Rumah udah digerebek, ibu nyuruh saya menyerahkan diri, saya mau tanggungjawab dengan perbuatan saya,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada polisi karena telah menepati janji dirinya dijamin keselamatannya jika menyerahkan diri seperti yang disampaikan beberapa hari yang lalu.

Mendengar hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan sempat terbengong melihat kearah pelaku dan tertawa.

“Saya terima kasih Pak Polisi, katanya kalau menyerahkan diri saya dijamin aman,” ujarnya Sudirman diikuti gelak tawa anggota polisi dan awak media.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menyampaikan bahwa telah memenuhi janjinya pada orangtua Italia Chandra Kirana Putri.

Kapolda menyampaikan hal itu kepada orangtua Italia melalui video yang diputar Kapolres Tangerang Kombes Harry Kurniawan. Ia menunjukkan video itu pada orangtua Italia di rumah pasangan itu di Karawaci, Tangerang, Senin (10/7/2017).

“Bapak Ferry dan Ibu Sugiharti, maaf saya tidak bisa silaturahmi ke rumah. Sewaktu saya melayat almarhumah Italia, saya pernah berjanji bahwa saya dan jajaran akan mengungkap kasus yang terjadi yang menyebabkan putri bapak ibu meninggal,” kata Iriawan.

Ibunda Italia, Sugiharti, tampak tak kuasa menahan haru saat Iriawan menyampaikan janjinya dalam video tersebut. Sugiarti pun mengucapkan terima kasihnya atas kerja keras kepolisian mengungkap kasus penembakan yang menimpa anaknya.

“Terima kasih Pak Iriawan,” ucap Sugiarti sembari mengusap air matanya.

Sebelumnya, Sugiarti menanyakan kepada Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang mengenai perkembangan kasus penembakan terhadap Italia. "Saya masih enggak percaya kalau belum dapat kabar dari Kapolres.”

Wajah MAN, inisial Sudirman, terekam jelas dalam rekaman closed-circuit television (CCTV) tetangga Italia di Karawaci, Kota Tangerang. MAN memboncengkan Saiful setelah penembakan. Polisi menyebarkan sketsa wajah MAN yang masuk daftar buronan.

Sugiarti berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Sembari menangis, ia mengungkapkan bahwa nyawa anaknya tak tergantikan lagi. Dia mengaku selalu menangis jika melihat foto anaknya. "Kepada Pak Iriawan saya minta dia (pelaku) dihukum," ujarnya sambil terisak.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment