Terungkap! Chester Bennington Vokalis Linkin Park Tewas Bunuh Diri Karena Hal Ini

Terungkap! Chester Bennington Vokalis Linkin Park Tewas Bunuh Diri Karena Hal Ini

Kabar duka kembali menyelimuti belantika musik dunia. Beberapa saat yang lalu, sekitar pukul 03.00 WIB, sebuah kabar mengejutkan beredar di media massa.

Hal ini terjadi lantaran sosok vokalis band Linkin Park yakni Chester Bennington dikabarkan telah meninggal. Chester ditemukan meninggal di kediamannya di Palos Verdes Estates, Los Angeles.

Kematian vokalis berusia 41 tahun ini pertama kali dikabarkan situs TMZ. Bennington ditemukan tewas bunuh diri di kediaman pribadinya di Palos Verdes, Los Angeles pukul 9.00 waktu setempat.

Selama bertahun-tahun, ia diketahui berjuang melawan narkoti dan alkohol. Bennington diketahui telah sejak lama mempertimbangkan rencana untuk mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Ia mengaku merasa tertekan dengan kehidupannya.

Aksi gantung diri yang dilakukan Chester rupanya bertepatan dengan ulang tahun mendiang Chris Cornell. Personel Audioslave yang merupakan salah satu sahabat Chester itu juga memilih mengakhiri hidupnya dengam cara serupa pada Mei 2017 lalu.

Cara bunuh diri yang dipilih Chester juga serupa dengan Cornell. Pada 18 Mei 2017, Cornell ditemukan gantung diri di sebuah kamar hotel di Detroit. Saat upacara pemakaman Cornell, Chester hadir dan mempersembahkan lagu "Hallelujah" sebagai penghormatan terakhir sekaligus penghiburan.

Dalam beberapa kesempatan, Cornell tampil di atas panggung berduet dengan Chester. Saat mengetahui Cornell meninggal, Chester juga mengunggah obituari yang mengisyaratkan bagaimana kedekatan mereka.

Kedekatan antara Chester dan Cornell bukan saja di atas panggung, tetapi juga dalam keseharian. Chester menjadi wali baptis salah satu anak Cornell.

Sementara terkait rumor aksi bunuh diri yang telah direncanakan,  Chester juga disebut-sebut menunjukkan gelagat aneh di laman media sosial pribadinya. Dalam beberapa bulan terakhir, para pengikut laman Instagram Chester menyebut sang vokalis kerap memposting puisi yang bercerita tentang kehidupan setelah mati.

"Aku akan terus datang kepada-Mu sampai apiku benar-benar padam," bunyi salah satu kalimat puisi yang diposting Chester medio April 2017.

Selain rumor diatas, isu-isu lain tentang penyebab aksi gantung diri yang dilakukan Chester sudah lebih dulu berkembang. Sejumlah media lokal mengabarkan bahwa Chester memilih mengakhiri hidupnya lantaran gagal mengatasi rasa depresi.

Chester meninggal pada usia 41 tahun. Dia menikah sebanyak dua kali dan memiliki enam orang anak. Namanya mulai melambung ketika Linkin Park merilis album debut "Hybrid Theory" pada 2000.

Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment