Nenek Berusia 73 Tahun Ini Dianiaya Hingga Tewas, Ternyata Motifnya Begini

Nenek Berusia 73 Tahun Ini Dianiaya Hingga Tewas, Ternyata Motifnya Begini


Elih (73), perempuan tunawisma yang biasa bermalam di pos organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) di Lengkong Karya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, tewas akibat kemarahan sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota ormas Forum Betawi Rempug.

Nenek itu tewas setelah dikira sebagai anggota PP oleh sekelompok orang itu.

Tak tanggung-tanggung, wanita tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, telapak tangan kanan terputus dan bersimbah darah.

"Korban sempat dalam perawatan, dan akhirnya meninggal kemarin malam," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander kepada Warta Kota, Senin (14/8/2017).

"Korban meninggal dunia karena kehabisan darah," ucapnya lagi.

Korban diketahui merupakan tunawisma. Sehari-hari, korban mengemis dan kadang untuk makanpun dari bantuan warga.

Alexander mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penganiayaan sadis ini. Pemeriksaan saksi di lokasi kejadian dan olah tempat kejadian perkara juga sudah digelar.

Salah seorang saksi  Salman (42) yang pertama kali melihat korban awalnya mengira nenek tua tersebut tewas. "Saat saya cek ternyata dia masih hidup. Saya bergegas menghubi kepolisian," ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Ormas Pemuda Pancasila Tangerang Selatan Iwan Pristiasya mengaku sering melihat korban yang selalu berada di posko tersebut. "Ini tidak ada sangkutannya dengan Pemuda Pancasila. Kita berharap pelaku penganiayaan nenek Elih segera ditangkap," ucapnya.
Share on Google Plus

About cintia lau

0 comments:

Post a Comment